Bagaimana Menggunakan
Bahasa Indonesia di Daerah (3T) (4P)
Banyak masyarakat Indonesia yang
berada di daerah terpencil yang tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia
ataupun tidak mengerti Bahasa Indonesia sama sekali. Bahkan, mereka justru
memahami dan mengerti bahasa bangsa lain. Sebagai contoh kecil rakyat Indonesia
yang bertempet tinggal di perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia, mereka
justru lebih fasih bahkan menggunakan bahasa negara tersebut dari pada
menggunakan bahasa kita yaitu bahasa Indonesia. Ketidakmengertian maupun ketidakpahaman Bahasa
Indonesia yang dialami oleh masyarakat terpencil nyatanya memberikan
dampak-dampak yang cukup signifikan bagi perkembangan-perkembangan berbagai
bidang di Indonesia. Hal tersebut merupakan implkasi yang jelas-jelas
merugikan,baik untuk masyarakat tersebut maupun pemerintah sebagai pelaksana
kebijakan. Bidang yang sangat terasa dari adanya ketidakmengertian maupun
ketidakpahaman Bahasa Indonesia adalah dari bidang informasi dan komunikasi.
Masyarakat terpencil yang tidak paham ataupun tidak mengerti Bahasa Indonesia
akan jauh dari perkembangan isu-isu nasional, seperti pelaksanaan pemilihan
umum maupun kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada.
Pembenahan dapat dilakukan dengan program prioritas pendidikan dasar
bagi masyarakat terpencil Indonesia. Program ini dapat dijalankan dengan cara
mengirimkan guru yang kompeten ke seluruh daerah terpencil yang ada di
Indonesia. Namun sebelum diberangkatkan guru-guru tersebut wajib melaksanakan
pelatihan dan orientasi terhadap daerah yang akan dituju, misalnya pengenalan
bahasa, pengenalan budaya dan pengenalan topografi dearah tersebut.






0 komentar:
Posting Komentar