Pages

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Music

[soundcloud url="https://api.soundcloud.com/tracks/201243678" params="color=ff5500&auto_play=true&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false" width="100%" height="166" iframe="true" /]
RSS

Bahasa Indonesia Tidak Bisa Menjadi Bahasa Internasional





                 Bahasa Indonesia Tidak Bisa menjadi Bahasa Internasional


Banyak alasan sebuah bahasa dijadikan bahasa internasional. Hegemoni, kemajuan Iptek bisa menyebabkan suatu bahasa dijadikan bahasa internasional misalnya bahasa yang paling populer yaitu bahasa Inggris. Bangsa inggris merupakan penjajah yang memiliki daerah koloni yang luas. Di samping itu, Inggris dan negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika, Australia, New Zealand, Canada, dan Afrika Selatan mempunyi jumlah penduduk yang banyak. SDM negara-negara itu lebih berkualitas sehingga mampu memproduksi Iptek untuk diekspor ke negara-negara lain yang tidak berbahasa Inggris. Ekspor di bidang Iptek dengan sendirinya membawa budaya mereka, apalagi Amerika sangat terkenal dengan budaya populer yang digemari di seluruh dunia. Mau tidak mau bangsa-bangsa lain akan mempelajari bahasa Inggris untuk memahami dan mengadaptasi Iptek dan budaya populer itu.
                  Bagaimana dengan bahasa Indonesia? Bahasa Indonesia memiliki tantangan yang luar biasa. Berdasarkan makalah Masnur Muslich menyebutkan bahwa tantangan Bahasa Indonesia sekarang ini dibagi menjadi dua aspek yang pertama yaitu kualitas SDM Indonesia. Dengan rendah nya kualitas SDM indonesia menyebabkan susahnya mengembangkan bahasa Indonesia. Dalam penggunaan bahasa banyak orang Indonesia yang belum mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini akan menghambat pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional. Dikutip dari kompasiana Pada pelaksanaan ujian nasional SMP/SMA, kegagalan ujian bahasa Indonesia mencapai 30 persen. Sebaliknya, kegagalan di ujian bahasa Inggris berkisar 5 persen. Bagaimana mungkin sebuah bahasa dijadikan bahasa dunia tapi penutur aslinya tidak menguasai. Paradigma masyarakat tentang penggunaan bahasa asing sebagai gengsi sosial. Sebuah tren penggunaan bahasa daerah dikalahkan oleh bahasa Indonesia dan npenggunaan bahasa Indonesia dikalahkan oleh bahasa Inggris. Orang banyak berfikir bahwa menggunakan bahasa asing yaitu bahasa inggris menunjukan gengsi sosial yang tinggi dan dianggap orang berpendidikan. Tren ini dapat dilihat dengan berkembangnya sekolah-sekolah berstandar internasioanal yang menggunakan bahasa Inggris sebagi bahasa peengantar.
Tantangan lain dari bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional yaitu daya tawar politik dan ekonomi yang rendah. Berbeda dengan Inggris yang memiliki hegemoni terhadap daerah koloninya, Amerika serikat secara politik negara adikuasa , china dengan kemampuan Ekonomi yang berkembang pesat, Rusia dan perancis memiliki hak veto. Kesiapan bahasa menjadi bahasa Internasional yang digunakan banyak negara bergantung pada seberapa besar ketergantungan terhadap bahasa tersebut dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial, dan budaya. Seberapa besar peran bahasa Indonesia dalam kegiatan perekonomian dunia Misalnya menggunakan bahasa Indonesia lebih memudahkan kegiatan perekonomian. Sehingga jika ketergantungan terhadap penggunaan bahasa Indonesia lemah maka maka sulit menjalankan bahasa Indonesia sebagai bahasa Internasional.


Daftar Pustaka

suhttp://blog.ub.ac.id/langgeng/2012/05/18/analisis-tantangan-bahasa-indonesia-menjadi-bahasa-internasional/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar